Jangan Berhenti Belajar Quran

dokumentasi iqf
Dokumentasi IQF

Al-Qur’an yang sejatinya adalah Hudan lil muttaqin selalu berusaha aku pelajari karena mempelajari Al-Qur’an adalah tentang pembelajaran seumur hidup, bahkan mempelajarinya tidak bisa dikuasai hanya dalam batas umur kita. Maka pelajarilah Al-Qur’an sedini mungkin, sebelum terlambat, sebelum engkau menangis terisak karena pernah meninggalkannya dalam waktu yang sangat lama. Dengan Al-Qur’an pula kita akan semakin memaknai kehidupan, waktu, dan Allah itu sendiri. Kurang lebih hikmah itulah yang aku dapat dari beberapa kisah yang akan kuceritakan ini.

Continue reading “Jangan Berhenti Belajar Quran” »

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

Read More

Gemirang Habituasi Santri Penghafal Quran

IMG_20141008_065404

Habituasi, itulah kata yang pertama kali kudengar saat matrikulasi (semacam ospek) kala awal masuk di Tahfizh Smart 2. Sebagaimana kata “Man Jadda Wajada” pada orientasi di Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor, habituasi senantiasa ditanamkan lekat-lekat pada para santri baru Indonesia Quran Foundation (IQF).

“Semua diatur dalam Islam, hingga hal terkecil pun. Lengkap bukan Islam itu?”

Qiyamullail, shalat dhuha, one day one juz, dan lain sebagainya untuk babruhiyah (spiritual). Kebersihan diri dan lingkungan, kerapihan asrama, kesehatan santri, hingga sandal pun diatur dalam bab jasadiyah saat matrikulasi ini.

“Kita sepakati, semua sandal menghadap keluar dan tertata rapih saat kita memasuki ruangan apa pun di asrama kita. Ini gambaran bahwa Islam itu mengajarkan kerapihan bahkan dalam hal kecil sekali pun.” Continue reading “Gemirang Habituasi Santri Penghafal Quran” »

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

Read More

Alarm Kebaikan

24
Sejak aku memutuskan untuk mulai memasuki ruangan itu, saat itulah aku harus bersiap untuk mendengar banyak alarm. Suara alarm yang akan terdengar begitu berisik di telingaku. Sesekali, mungkin aku tak mau mendengarnya. Namun, karena terlalu banyak alarm yang berbunyi dengan suara yang sama di sana, mau tidak mau aku harus terbangun dan menuruti inginnya untuk tidak tidur lagi. Ya, dialah sahabat terbaik yang selalu menjadi pengingat agar aku segera terbangun dari tidurku.

Ada sesuatu yang mendorongku untuk memasuki “ruangan-penuh-alarm-berisik” itu. Dorongan yang diberikan hanya kepada sebagian manusia dengan setengah sadarnya merasa ingin terbangun dari tidur panjangnya. Seseorang yang setengah sadar merasa bahwa tidur terlalu lama tidaklah baik bagi dirinya. Tidur terlalu lama akan melumpuhkan jantungnya, melemahkan tubuhnya, dan membuat kepalanya terasa berat serta tidak mau bangun lagi, kemudian mati dalam tidurnya. Continue reading “Alarm Kebaikan” »

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

Read More

10 ALASAN MENGHAFAL TAK HAFAL-HAFAL TETAP MENYENANGKAN

4 - Sebanyak Kebahagiaan yang Kamu InginkanOleh K.H. Deden M. Makhyaruddin, M.A. (Dewan Penasihat Indonesia Quran Foundation)

1. Satu huruf Al-Qur’an satu kebaikan, dan satu kebaikan 10 pahala. Bagi yang kesulitan melafalkan, satu hurufnya dua kebaikan. Berarti setiap hurufnya 20 pahala. Semakin sulit semakin banyak. Kalikan dengan jumlah pengulangan Anda.

2. Al-Qur’an, seluruhnya, adalah kebaikan. Menghafal tak hafal-hafal berarti Anda berlama-lama dalam kebaikan. Semakin lama semakin baik. Bukankah Anda menghafal untuk mencari kebaikan.

3. Ketika Anda menghafal Al-Qur’an, berarti Anda sudah punya niat yang kuat. Rasulullah saw menyebut 70 syuhada dalam tragedi sumur Ma’unah sebagai qari (hafizh), padahal hafalan mereka belum semua. Ini karena seandainya mereka masih hidup, mereka akan terus menghafal. Jadi, meski Anda menghafal tak hafal-hafal, Anda adalah hafizh selama tak berhenti menghafal. Bukankah hafizh yang sebenarnya di akhirat?

4. Menghafal Al-Qur’an ibarat masuk ke sebuah Continue reading “10 ALASAN MENGHAFAL TAK HAFAL-HAFAL TETAP MENYENANGKAN” »

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

Read More

Sinopsis Buku MMPQ

buku mmpq

 

Sibuk. Tidak punya waktu luang. Kata-kata itulah yang sering terucap saat kita merasa susah dalam menemukan waktu untuk mempelajari, mengkaji juga menghafal Quran. Akan tetapi, bukankah Allah telah berfirman, “Kami tidak menurunkan 2 ini kepadamu agar kamu menjadi susah.” (QS. Thaha: 2)

Maka, yang kemudian menjadi pertanyaan adalah apakah kita benar-benar tidak punya waktu luang?

“Luangkanlah hatimu (untuk Quran), maka Allah akan meluangkan waktumu!”

Itulah rumus canggih yang digunakan oleh mahasiswa-mahasiswa penghafal Quran ini. Mereka mahasiswa biasa dengan segala aktivitas akademiknya. Continue reading “Sinopsis Buku MMPQ” »

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

Read More

11224241_973635106011223_4890576460344009887_o

Review Buku MMPQ

Bismillahirrahmanirrahiim. Inspiring banget nih buku. Menginspirasi kita, khususnya mahasiswa yang konon dengan segala kesibukannya, untuk dapat merasakan nikmat berinteraksi dengan kitab yang jauh lebih menginspirasi lagi, yaitu Al-Quran.

Kumpulan kisah mahasiswa-mahasiswi penghafal Quran di IQF dalam buku ini bisa mengubah frame bahwa semua orang dapat menghafalkan Quran. Bahkan tidak hanya menghafal, tapi bagaimana mahasiswa-mahasiswa tersebut berusaha untuk terus menerus dekat dengan Quran. Dan semuanya adalah true story, pengalaman nyata mereka selama berinteraksi dengan Quran. Ada 4 bagian besar dalam buku ini, yang masing-masing bagian memiliki kekhasan masing-masing:

1. Kutemukan Quran
Berisi tentang kisah bagaimana mereka mendapatkan hidayah untuk kembali pada fitrah manusia, dekat dengan Rabb-Nya, kembali berinteraksi dengan Quran. Hidayah ialah suatu hal yang tidak sembarang orang bisa mendapatkannya, hanya orang-orang yang Allah kehendaki yang bisa mendapatkannya. Tentunya lewat usaha keras untuk menggapainya. Dan ketika hidayah itu datang, maka salah satu bentuk kesyukuran yang dilakukan adalah dengan senantiasa terus menerus bersama Quran. Sadar tidak sadar, ada cinta dalam setiap firman-Nya yang senantiasa memberikan ibroh untuk menempatkan akhirat sebagai orientasi kita dalam setiap aktifitas yang kita lakukan.

2. Perjalanan bersama Quran
Bagian ini menceritakan lika-liku mahasiswa-mahasiswi di IQF dalam perjalanan membersamai aktifitas dengan kalam-Nya. Godaan dalam kebaikan, termasuk dalam menghafal Quran pastilah ada, tapi kisah dalam bagian ini menginspirasi pembaca bahwa kedekatan dengan kalam-Nya memberikan kekuatan untuk melewati hal tersebut.
Salah satu kutipan dalam buku ini, “Quran tidak akan mau diduakan, ia sendirilah yang akan menyeleksi siapa yang berhak bersanding dengannya.”

3. Kelezatan Quran
Kisah-kisah di bagian ini mengubah frame kita bahwa tidak melulu kesulitan yang kita rasakan dalam mnghafal. Justru hal itu adalah sebuah kenikmatan proses yang akan kita rasakan selama membersamai Al-Quran dalam hidup kita. Mahasiswa dengan segala macam kesibukannya, justru ketika saatnya bisa dekat dengan Allah lewat kalam-Nya, merupakan kenikmatan tak terkira. Ya, berinteraksi dengan Quran adalah proses seumur hidup, bukan hanya targetan-targetan juz yang menjadi keinginan kita untuk dihafal saja, justru kenikmatannya terletak dalam seberapa lama waktu yang Allah titipkan pada kita dalam proses interaksi tersebut. Dan In syaa Allah, justru urusan-urusan kita akan Allah mudahkan ketika kita senantiasa menjaga hubungan dengan-Nya lewat Quran. Dan itu semua tidak hanya milik anak pesantren saja, semuanya bisa merasakannya.
Kutipan dalam buku ini, “Bukan hanya persoalan bagaimana meluangkan waktu kita, tapi bagaimana meluangkan hati kita untuk Quran, maka Allah akan meluangkan waktu kita.”

4. Selayang Pandang
Nah, bagian ini menceritakan secara singkat terbentuknya IQF (Indonesia Quran Foundation) di Depok dengan program unggulannya Tahfizh Smart. Asrama ini menghasilkan penghafal Quran yang cerdas di bidangnya masing-masing. Tiga jam Quran Time yang disediakan IQF, atas izin Allah mampu membuat penghuninya tidak puas hanya dengan waktu tersebut dalam berinteraksi dengan Quran, sehingga di luar waktu tersebut mereka memanfaatkan waktunya untuk bisa lebih dekat dengan Quran. Dan tak hanya Quran Time saja, tapi juga bagaimana ukhuwah dapat terbentuk di antara penghuni asrama Tahfizh Smart ini.

Recommended banget lah nih buku :)

Penulis review:
Muhammad Luthfi
Facebook.com/mhm.luthfi

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

Read More