11224241_973635106011223_4890576460344009887_o

Review Buku MMPQ

Bismillahirrahmanirrahiim. Inspiring banget nih buku. Menginspirasi kita, khususnya mahasiswa yang konon dengan segala kesibukannya, untuk dapat merasakan nikmat berinteraksi dengan kitab yang jauh lebih menginspirasi lagi, yaitu Al-Quran.

Kumpulan kisah mahasiswa-mahasiswi penghafal Quran di IQF dalam buku ini bisa mengubah frame bahwa semua orang dapat menghafalkan Quran. Bahkan tidak hanya menghafal, tapi bagaimana mahasiswa-mahasiswa tersebut berusaha untuk terus menerus dekat dengan Quran. Dan semuanya adalah true story, pengalaman nyata mereka selama berinteraksi dengan Quran. Ada 4 bagian besar dalam buku ini, yang masing-masing bagian memiliki kekhasan masing-masing:

1. Kutemukan Quran
Berisi tentang kisah bagaimana mereka mendapatkan hidayah untuk kembali pada fitrah manusia, dekat dengan Rabb-Nya, kembali berinteraksi dengan Quran. Hidayah ialah suatu hal yang tidak sembarang orang bisa mendapatkannya, hanya orang-orang yang Allah kehendaki yang bisa mendapatkannya. Tentunya lewat usaha keras untuk menggapainya. Dan ketika hidayah itu datang, maka salah satu bentuk kesyukuran yang dilakukan adalah dengan senantiasa terus menerus bersama Quran. Sadar tidak sadar, ada cinta dalam setiap firman-Nya yang senantiasa memberikan ibroh untuk menempatkan akhirat sebagai orientasi kita dalam setiap aktifitas yang kita lakukan.

2. Perjalanan bersama Quran
Bagian ini menceritakan lika-liku mahasiswa-mahasiswi di IQF dalam perjalanan membersamai aktifitas dengan kalam-Nya. Godaan dalam kebaikan, termasuk dalam menghafal Quran pastilah ada, tapi kisah dalam bagian ini menginspirasi pembaca bahwa kedekatan dengan kalam-Nya memberikan kekuatan untuk melewati hal tersebut.
Salah satu kutipan dalam buku ini, “Quran tidak akan mau diduakan, ia sendirilah yang akan menyeleksi siapa yang berhak bersanding dengannya.”

3. Kelezatan Quran
Kisah-kisah di bagian ini mengubah frame kita bahwa tidak melulu kesulitan yang kita rasakan dalam mnghafal. Justru hal itu adalah sebuah kenikmatan proses yang akan kita rasakan selama membersamai Al-Quran dalam hidup kita. Mahasiswa dengan segala macam kesibukannya, justru ketika saatnya bisa dekat dengan Allah lewat kalam-Nya, merupakan kenikmatan tak terkira. Ya, berinteraksi dengan Quran adalah proses seumur hidup, bukan hanya targetan-targetan juz yang menjadi keinginan kita untuk dihafal saja, justru kenikmatannya terletak dalam seberapa lama waktu yang Allah titipkan pada kita dalam proses interaksi tersebut. Dan In syaa Allah, justru urusan-urusan kita akan Allah mudahkan ketika kita senantiasa menjaga hubungan dengan-Nya lewat Quran. Dan itu semua tidak hanya milik anak pesantren saja, semuanya bisa merasakannya.
Kutipan dalam buku ini, “Bukan hanya persoalan bagaimana meluangkan waktu kita, tapi bagaimana meluangkan hati kita untuk Quran, maka Allah akan meluangkan waktu kita.”

4. Selayang Pandang
Nah, bagian ini menceritakan secara singkat terbentuknya IQF (Indonesia Quran Foundation) di Depok dengan program unggulannya Tahfizh Smart. Asrama ini menghasilkan penghafal Quran yang cerdas di bidangnya masing-masing. Tiga jam Quran Time yang disediakan IQF, atas izin Allah mampu membuat penghuninya tidak puas hanya dengan waktu tersebut dalam berinteraksi dengan Quran, sehingga di luar waktu tersebut mereka memanfaatkan waktunya untuk bisa lebih dekat dengan Quran. Dan tak hanya Quran Time saja, tapi juga bagaimana ukhuwah dapat terbentuk di antara penghuni asrama Tahfizh Smart ini.

Recommended banget lah nih buku :)

Penulis review:
Muhammad Luthfi
Facebook.com/mhm.luthfi

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

One thought on “Review Buku MMPQ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>