Benda-Benda Yang Diperselisihkan Kenajisannya

1. Mani: jumhur (najis) vs Syafi’i (tidak najis karena dianggap sebagai bahan baku manusia)

2. Khamr/segala yg memabukkan: jumhur (najis karena dalil Quran “rijsun”) vs Laits, Albani, Shan’ani, Syaukani (mengartikan “rijsun” tidak sama dengan najis, diharamkan khamr secara final di mana saat itu khamr disiram ke jalan tapi jalannya tidak disiram lagi)

3. Darah: Ijma’ (najis) vs Albani, Syaukani dan Ustaimin tidak najis karena sebagian sahabat terbunuh saat shalat dan keluar darahnya, tidak mengulangi shalatnya.

4. Muntah: fuqoha (najis karena hadist, nabi pernah puasa lalu muntah dan nabi berwudhu utk mensucikan) vs (tidak najis

5. Cairan wanita

6. Kotoran binatang yg halal di makan (tidak najis karena hadist Nabi pernah sholat di kandang kambing).

Bagaimana cara mensucikan dari benda-benda yg najis?

1. Pakaian terkena haidh (dikerik lalu dicuci)
2. Pakaian terkena kencing bayi (dipercikkan air untuk laki-laki,dan dicuci untuk perempuan)
3. Pakaian terkena madzi, dicuci bagian yang terkena dengan sedikit air.
4. ujung baju (ujung baju yang setelahnya sudah mensucikan)
5 bawah sandal (mengusapkan/menggosokkan di tanah)
6 bekas liur anjing (dicuci 7x salah satunya dengan tanah)
7 kulit bangkai (disamak diambil sisa dagingnya/lembapnya, diambil, dicuci, digarami, dijemur)
8 tanah kena kencing (kalo segera disiram, tapi jika kering maka sudah suci)
9 Mentega/Sumur (dikuras diambil bagian kotornya, selebihnya suci)

Allahu a’lam..

Facebooktwittergoogle_pluspinterestlinkedintumblrmail

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>