Slider 3

Tahfizh Smart

Apa sih Tahfizh Smart itu? Untuk siapa program ini dibuka?

Tahfizh Smart adalah program pembinaan Quran intensif selama satu tahun yang dirancang oleh Indonesia Quran Foundation (IQF) untuk para mahasiswa yang ingin serius menghafalkan dan mempelajari Quran lebih dalam di tengah aktivitas perkuliahan, organisasi, wirausaha, dan aktivitas harian lainnya. Saat ini, program Tahfizh Smart dilaksanakan di dua kota, yaitu Depok dan Parung. Kota lainnya akan menyusul, Insya Allah. Mohon doanya agar Allah memudahkan.

 

Untuk apa IQF menggelar program Tahfizh Smart ini?

Kami percaya, Indonesia ke depannya membutuhkan generasi yang bukan hanya kompeten di bidang yang digelutinya. Akan tetapi juga memiliki kekohan iman dan akhlak, berintegritas, serta memiliki komitmen untuk selalu berusaha menjaga kedekatan dirinya dengan Allah Yang Mahakuasa. Kami optimis, kita bisa melahirkan atau menjadi bagian dari generasi itu. Dan itu semua bisa dimulai dari pembinaan ini; berusaha semaksimal mungkin agar Quran benar-benar merasuk ke dalam hati, menjadi benteng keimanan dan karakter diri.

 

Memangnya, apa saja muatan program pembinaannya?

Muatan utama program ini adalah internalisasi Quran ke dalam diri para pesertanya. Mulai dari perbaikan bacaan Quran (Tahsin tilawah), menghafal itu sendiri (Tahfizh), mendalami kandungan dari Quran (Tafsir), serta pelatihan bahasa Arab sehari-hari. Adapun muatan pembinaan penunjangnya mulai dari telaah 40 hadits pilihan (Arba’in an-Nawawiy), kajian Fiqih Syafi’i (Matan Abi Syuja), diskusi/sharing perkembangan dunia terkini (Kelas Inspirasi), serta latihan keterampilan umum dan beladiri. Semuanya dikemas sedemikian rupa sehingga akan menjadikan aktivitas mahasiswa lebih banyak diisi dengan kegiatan-kegiatan produktif, yang dengannya ruang untuk melakukan kelalaian/ketidak-produktifan akan semakin sempit, Insya Allah.

 

Berapa lama programnya dan apa output yang diharapkan?

Programnya dilaksanakan selama setahun. Berdasarkan muatan-muatan program tadi, yang diharapkan dari program ini adalah terbentuknya lulusan program yang memiliki karakter Qurani dengan tujuh parameter berikut ini:

  1. Memiliki habit (kebiasaan harian) Qurani
  2. Memiliki bacaan Quran yang baik dan benar
  3. Hafal 5 Juz Quran, atau poin pentingnya adalah tetap setia membersamai Quran dalam menghafal, menjaganya, serta terus mempelajari dan mengamalkannya sampai akhir hayat.
  4. Memahami kandungan Quran (tafsir) minimal 1 Juz
  5. Hafal redaksi dan kandungan 40 hadits pilihan (Arba’in an-Nawaawiy)
  6. Memahami kandungan Fiqih Syafi’i dan bersemangat untuk mendalaminya
  7. Bisa berbahasa Arab sehari-hari
  8. Sehat jasmani dengan keterampilan beladiri

 

Bagaimana caranya muatan-muatan pembinaan itu bisa terselenggara dan diikuti pesertanya di tengah adanya tugas kuliah, berorganisasi, berwirausaha dan aktivias lainnya yang beragam? Memangnya bisa?

Ya, Insya Allah bisa, dan sudah dibuktikan oleh sekitar 50 orang (3 angkatan) yang sudah tergabung dalam program ini sebelumnya. Dengan ‘mantra': “Luangkan hatimu (untuk Quran), maka Allah akan meluangkan waktumu.” Selama kurang lebih satu tahun mereka bisa, dibiasakan, dan pada akhirnya terbiasa meluangkan 3–4 Jam dalam seharinya untuk ber-Quran –biidznillah.

 

Bisa tolong jelaskan lebih detail bagaimana agenda hariannya?

Pertama, bangun sebelum shubuh untuk Qiyamullail, setelah itu shalat shubuh berjamaah, dzikir pagi, dan ber-Quran Time sampai pukul 6.30 WIB. Kemudian agenda pagi ditutup dengan piket harian sampai 6.45 WIB atau kadang sampai 7.00 WIB. Setelah itu setiap santri bisa beraktivitas masing-masing sampai petang. Aganda malam dimulai dengan shalat Isya berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan ber-Quran Time sampai pukul 21.00 WIB. Lalu ditutup dengan kajian malam (Fiqih, hadits, bahasa Arab, kelas inspirasi) sampai 21.30 WIB. Agenda pekanannya ada latihan beladiri.

 

Bagaimana dengan pengerjaan tugas kuliah dan lain-lainnya?

Biasanya para santri mengerjakan tugasnya setelah ber-Quran Time malam (setelah jam 21.30 WIB). Ada pula yang istirahat lebih awal/langsung selepas Quran Time, kemudian bangun lebih awal untuk ber-qiyamullail dan dilanjutkan dengan mengerjakan tugas-tugasnya hingga waktu Subuh. Tidak sedikit pula yang menyiasatinya dengan mengerjakannya di sela-sela jeda perkuliahan, aktivitas organisasi, atau kadang di akhir pekannya. Karena mulai Sabtu siang sampai Ahad malam tidak ada pembinaan (Quran Time dilaksanakan masing-masing).

Ingin tahu bagaimana kesan santri Tahfizh Smart 3? Saksikan dalam video menarik yang mereka buat di sini.

 

Tahfizh Smart ATahfizh Smart BTahfizh Smart C

One thought on “Tahfizh Smart

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>